Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penyesuaian pada sesi perdagangan hari ini, Selasa, 14 April 2026. Penurunan ini terjadi setelah indeks mengalami kenaikan sebesar 0,56 persen dan ditutup pada level 7.500,18.
Menurut analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, IHSG saat ini sedang menguji batas resisten dari tren penurunan yang telah terbentuk. Jika garis resisten ini tetap bertahan, ada kemungkinan indeks akan memasuki fase koreksi minor.
“Target koreksi yang ideal diperkirakan berada di kisaran 7.160 hingga 7.230,” ungkap Ivan dalam laporan riset harian pada Selasa, 14 April 2026.
Titik support untuk IHSG saat ini berada di area 7.261, 7.015, dan 6.838. Sementara itu, Ivan juga menetapkan titik resistance pada level 7.677, 7.856, 8.000, dan 8.111.
Lebih lanjut, Ivan mengungkapkan beberapa emiten yang berpeluang untuk membukukan kinerja positif. Berikut adalah lima rekomendasi saham yang menarik untuk diperhatikan para investor.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menjadi salah satu emiten yang layak dicermati. Perusahaan ini memiliki potensi untuk memberikan hasil yang baik bagi para pemegang saham.
Selain itu, PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP) juga menunjukkan prospek yang menjanjikan. Dengan kinerja yang solid, emiten ini bisa menjadi pilihan menarik dalam portofolio investasi.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) juga tidak kalah menarik. Emiten ini memiliki fundamental yang kuat dan berpotensi memberikan keuntungan yang signifikan.
Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga menjadi rekomendasi yang patut diperhatikan. Kinerja perusahaan di sektor energi ini menunjukkan tren positif yang bisa menguntungkan investor.
Terakhir, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menjadi salah satu emiten terkemuka yang tetap stabil di tengah dinamika pasar. Produk yang berkualitas dan manajemen yang baik menjadikan saham ini pilihan yang solid untuk investasi jangka panjang.
➡️ Baca Juga: Rekomendasi Laptop untuk Programming dan Coding Paling Nyaman
➡️ Baca Juga: Pernyataan Resmi Polisi Mengenai Penahanan Richard Lee dan Proses Hukum Terkait
