Puncak Arus Balik Mudik di Ketapang Semakin Padat, ASDP Jamin Layanan Tetap Terkendali

Puncak arus balik Lebaran 2026 di jalur Ketapang–Gilimanuk mulai terasa pada Minggu pagi, 29 Maret 2026. Ribuan kendaraan pemudik berbondong-bondong menuju Pelabuhan Ketapang untuk kembali ke Bali, menciptakan antrean panjang yang cukup dinamis namun tetap terkelola dengan baik.
Di tengah tingginya tingkat mobilitas ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjamin bahwa semua layanan penyeberangan beroperasi secara optimal. Yossianis Marciano, Wakil Direktur Utama ASDP, menegaskan bahwa persiapan operasional telah dipersiapkan secara maksimal sejak awal periode arus balik.
“Dengan meningkatnya pergerakan masyarakat, kami berkomitmen untuk menjaga pelayanan tetap optimal. Armada kami siap siaga, pengaturan arus kendaraan sudah dimaksimalkan, dan koordinasi dengan berbagai instansi terus diperkuat agar pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang memuaskan,” jelas Marciano dalam keterangan resminya pada Minggu, 29 Maret 2026.
Peningkatan trafik mulai terlihat sejak H+1 (23 Maret 2026) hingga H+6 (28 Maret 2026). Pada H+6, tercatat pergerakan tertinggi dengan 15.781 unit kendaraan dan 49.523 penumpang dalam satu hari, menegaskan bahwa fase puncak arus balik telah berlangsung.
Data reservasi tiket melalui platform Ferizy menunjukkan tren yang signifikan. Dari 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), total reservasi di Pelabuhan Ketapang mencapai 148.054 unit kendaraan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.256 unit telah terlayani hingga H+6, sementara sekitar 12.798 unit kendaraan masih dalam perjalanan menuju pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.
Angka-angka ini mencerminkan bahwa arus balik belum sepenuhnya mereda. Potensi kepadatan masih akan terjadi seiring dengan kedatangan kendaraan secara bertahap, sekaligus menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang untuk menghindari penumpukan.
Berdasarkan data produksi per 12 jam pada 29 Maret 2026 (00.00–12.00 WIB) atau H+7, tercatat 22.804 penumpang telah berhasil menyeberang. Adapun kendaraan yang dilayani mencakup 3.438 sepeda motor, 2.024 mobil pribadi, 667 truk logistik, dan 272 bus, dengan total 6.401 unit yang berhasil melintas.
“Secara kumulatif sejak 22 Maret 2026 (HH) hingga 29 Maret 2026 pukul 12.00, sebanyak 97.683 kendaraan (59 persen) dan 314.491 penumpang (61 persen) telah kembali ke Bali,” tuturnya.
Di lapangan, ASDP menerapkan strategi prioritas dengan memberikan perhatian lebih pada kendaraan pemudik seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus, guna memastikan perjalanan keluarga berlangsung lebih cepat dan nyaman. Sementara itu, kendaraan logistik tetap dilayani dengan skema fleksibel yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
➡️ Baca Juga: Lahar Dingin Gunung Merapi Menewaskan 1 Orang dan 4 Penambang Hilang Terseret Arus
➡️ Baca Juga: Jurgen Klopp Resmi Memimpin Liverpool Mulai 28 Maret 2026




