Pos Terpadu Simpang Gadog Tawarkan Konsep Istana Aladin dengan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik Puncak

Pos Terpadu di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, menghadirkan konsep yang menarik dengan tema Istana Aladin, yang ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melewati jalur Puncak selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Fasilitas yang disediakan di pos pelayanan ini sangat beragam dan dirancang untuk mendukung kenyamanan pemudik. Di antaranya terdapat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), bengkel bergerak, layanan kesehatan yang tersedia 24 jam, serta area bermain yang dikhususkan bagi anak-anak.
Menurut Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ardian Novianto Azhari, pos ini juga dilengkapi dengan area istirahat untuk membantu pemudik yang merasa lelah selama perjalanan mereka.
“Untuk pemudik yang merasa keletihan, pos ini menyediakan tempat duduk yang nyaman, kafetaria yang menawarkan kopi dan air mineral gratis, serta fasilitas untuk beribadah,” ungkap Ardian saat meninjau Pos Terpadu Simpang Gadog pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Dekorasi yang mengusung nuansa Timur Tengah memberikan daya tarik tersendiri bagi pos ini.
Ardian menjelaskan bahwa konsep “Istana Aladin” dipilih agar pemudik merasakan pengalaman istirahat yang berbeda saat singgah di pos tersebut.
Ornamen-ornamen yang menghiasi pos ini memiliki berbagai gaya Timur Tengah, termasuk kubah yang menyerupai istana, gerbang berornamen khas Arab, patung karakter Aladin dan Genie, replika unta, serta elemen dekoratif lainnya yang menggambarkan suasana cerita Aladin.
“Tema ini diambil dari budaya dan kearifan lokal, namun kami ingin memberikan sentuhan yang sedikit berbeda dibandingkan yang lain, itulah sebabnya kami memilih tema Istana Aladin,” ujar Ardian.
Pos terpadu ini tidak hanya menawarkan tempat istirahat, tetapi juga sejumlah fasilitas tambahan yang sangat mendukung pemudik, seperti pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, kursi pijat, ruang laktasi, dan layanan bengkel mobile yang bekerja sama dengan komunitas otomotif setempat untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraan mereka.
“Tahun lalu, kami tidak memiliki fasilitas ini di pos terpadu, tetapi tahun ini kami sudah menyiapkan bengkel mobile yang dapat diakses di sepanjang jalur Puncak, agar dapat lebih mudah dijangkau, dan biasanya kami menyebar layanan ini, namun tahun ini kami diminta untuk menyiapkan semuanya di lokasi ini,” jelas Ardian.
Ia juga menambahkan bahwa layanan bengkel mobile tersebut bersifat proaktif, bertujuan untuk membantu pemudik yang mengalami kerusakan ringan pada kendaraan mereka selama perjalanan di jalur Puncak.
➡️ Baca Juga: Respons Grab soal Rencana Demo Mitra Pengemudi Besok
➡️ Baca Juga: Golkar Serukan Indonesia Galang Kekuatan Internasional Hentikan Perang AS-Israel dan Iran




