Britney Spears Ditangkap Karena Mengemudi Dalam Keadaan Mabuk, Manajer Berikan Penjelasan

Diva pop terkenal, Britney Spears, kembali menjadi pusat perhatian publik setelah ditangkap oleh kepolisian di Ventura County, California, pada malam Rabu, 5 Maret 2026. Penangkapan ini terjadi akibat Spears diduga mengemudi dalam keadaan mabuk, atau yang dikenal dengan istilah driving under the influence (DUI).
Kendaraan yang dikemudikan Spears dihentikan oleh petugas saat mereka melakukan patroli sekitar pukul 21.28 waktu setempat. Penyanyi yang dikenal lewat lagu “Baby One More Time” itu langsung diborgol di lokasi dan dibawa ke kantor kepolisian untuk menjalani prosedur penahanan yang diperlukan.
Penangkapan Britney resmi terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 03.02 waktu California. Ia kemudian dibebaskan setelah tiga jam menjalani pemeriksaan, tepatnya sekitar pukul 06.00 pagi.
Setelah dibebaskan, Spears terlihat menghapus akun Instagram pribadinya. Sebelumnya, ia sempat mengunggah pesan yang menarik perhatian para penggemarnya.
Dalam unggahan terakhirnya, Spears menulis, “Lagu ini mewakili kerapuhan. Hati-hati teman-temanku saat berurusan dengan sang ratu hati,” sebelum akhirnya menghapusnya.
Manajer Spears, Cade Hudson, memberikan komentar terkait insiden ini, menyebutnya sebagai kejadian yang tidak dapat dibenarkan. Ia berharap agar para penggemar memberikan dukungan kepada Spears dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
“Ini adalah insiden yang sangat disayangkan dan sama sekali tidak bisa dibenarkan. Britney akan mengambil langkah yang benar dan mematuhi hukum. Kami berharap ini bisa menjadi langkah awal dari perubahan yang sudah lama diperlukan dalam hidupnya. Semoga dia mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan di masa sulit ini,” ungkap Hudson dalam pernyataannya yang dilansir oleh berbagai media.
Penangkapan ini terjadi beberapa hari setelah pengadilan mengabulkan permohonan restraining order terhadap seorang pria berusia 51 tahun dari Louisiana, yang dilaporkan telah mengganggu Spears sejak tahun 2013. Dalam dokumen pengadilan, Spears mengungkapkan bahwa pria tersebut pernah mendatangi rumahnya di Los Angeles setelah membuat sejumlah unggahan media sosial yang dianggap mengganggu.
Ini bukan kali pertama Spears berurusan dengan hukum terkait mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Pada tahun 2007, ia menghadapi empat dakwaan pelanggaran ringan setelah diduga menabrak sebuah mobil yang terparkir di Los Angeles dan meninggalkan lokasi kejadian. Kasus ini akhirnya dihentikan setelah Spears membayar ganti rugi kepada pemilik kendaraan tersebut.
➡️ Baca Juga: FOTO: Lelang Labubu di China, Terjual Miliaran Rupiah
➡️ Baca Juga: Sains Hari Ini: Fakta Menarik yang Bikin Kamu Terkejut


