depo 10k depo 10k
lifestyle

Syekh Ahmad Al Misry Diduga Lecehkan Korban di Tempat Ibadah, Lokasi Terungkap

Jakarta – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry telah memicu kemarahan di kalangan masyarakat. Meskipun peristiwa ini dilaporkan terjadi sejak tahun 2017 dan sempat menjadi sorotan beberapa bulan lalu, informasi terbaru dari pihak korban kembali membuka fakta-fakta yang belum sepenuhnya terungkap.

Perwakilan korban, Ustaz Abi Makki, mengungkapkan sejumlah informasi yang mengejutkan dan sangat memprihatinkan.

Ustaz Abi Makki menyatakan bahwa Syekh Ahmad Al Misry pernah menjalani proses penanganan internal dalam lingkungannya dan bahkan telah menyampaikan permohonan maaf di hadapan para guru.

Namun, tindakan tersebut dinilai belum cukup untuk menyelesaikan isu dugaan pelecehan seksual ini secara menyeluruh.

Ketika dimintai penjelasan mengenai jenis pelecehan yang diduga terjadi, Ustaz Abi Makki mengungkapkan kesulitan untuk menjelaskan secara detail karena sifat materinya yang terlalu sensitif untuk dipublikasikan.

“Pelecehan yang tidak pantas untuk diungkap. Intinya, sampai pelakunya itu, dalam istilah halusnya, mencapai klimaks,” ungkap Ustaz Abi Makki dalam sebuah tayangan di Youtube pada 16 April 2026.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa lokasi kejadian tidak hanya terbatas pada satu tempat, melainkan terjadi di berbagai titik. Fakta yang paling mengkhawatirkan dan memicu kemarahan publik adalah adanya dugaan bahwa peristiwa tersebut berlangsung di area tempat ibadah.

“Yang paling mencengangkan adalah kejadian di tempat ibadah itu,” tegasnya.

Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak beranggapan bahwa tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai moral dan kepercayaan, terutama karena melibatkan sosok yang selama ini dipandang sebagai panutan.

Ustaz Abi Makki juga menambahkan bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis dengan narasi agama yang dipakai untuk membenarkan tindakan tersebut.

“(Syekh Ahmad Al Misry kepada korban) ‘Rasulullah pun melakukan hal ini dengan Ali bin Abi Thalib,'” ujarnya.

“(Pernyataan) itu yang membuat kami tidak bisa menerimanya,” tambahnya.

Selain itu, korban juga dilaporkan pernah diajak untuk menyaksikan tayangan yang tidak pantas, dengan alasan yang dianggap tidak logis dan menyimpang.

“Ada beberapa korban yang diajak untuk menonton tayangan yang tidak baik. Ketika ditanya, ‘Kenapa nonton ini?’ jawabannya, ‘Kalau Imam Syafi’i ada, dia juga pasti nonton ini.’ Ini sangat mengerikan dan tidak bisa diterima. Keadaan ini sangat memprihatinkan,” jelas Ustaz Abi Makki.

➡️ Baca Juga: Clara Shinta Hapus Bukti VCS Suami, Tanda Rujuk Kembali?

➡️ Baca Juga: Golkar Serukan Indonesia Galang Kekuatan Internasional Hentikan Perang AS-Israel dan Iran

Related Articles

Back to top button