Industri makanan dan minuman di Indonesia sedang mengalami perkembangan yang luar biasa. Pertumbuhan ini menyebabkan permintaan akan tenaga kerja profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam menciptakan rasa, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat dalam menghadapi tantangan industri.
Untuk menjawab kebutuhan ini, Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia telah melahirkan generasi baru yang berbakat melalui acara wisuda ke-5 yang berlangsung di She La Vie Grand Ballroom, Alam Sutera, pada hari Sabtu, 4 April 2026.
Sebanyak puluhan lulusan dari program Culinary Arts Batch 17-18 serta Pastry & Bakery Arts Batch 18-20 kini resmi meraih gelar Diploma. Momen ini bukan hanya sekadar seremoni akademis, tetapi juga merupakan tanda kesiapan mereka untuk bersaing di kancah kuliner global yang semakin ketat.
Selama sembilan bulan, para siswa menjalani program yang intensif dengan penekanan pada praktik langsung. Menariknya, jadwal pelatihan dirancang menyerupai pola kerja profesional, di mana mereka bekerja penuh waktu dari Senin hingga Jumat.
Louis Tanuhadi, Presiden APCA Indonesia, menekankan pentingnya pendidikan kuliner modern yang melampaui sekadar penguasaan resep.
“Di APCA Indonesia, kami percaya bahwa pendidikan kuliner tidak hanya tentang teknik, tetapi juga mencakup pembentukan disiplin, kreativitas, dan ketahanan. Para lulusan kami siap berkontribusi dalam meningkatkan standar kuliner Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Louis.
Acara wisuda kali ini juga dimeriahkan oleh kehadiran tokoh-tokoh kuliner internasional yang memberikan sertifikat dan memandu masterclass. Nama-nama terkenal seperti Jean-Francois Arnaud (MOF Chef) dan Ming Ai Loil (World Pastry Champion 2019) turut hadir menyaksikan lahirnya bakat-bakat baru ini.
Selain itu, sejumlah pakar internasional lainnya seperti Peng Fu Dong, Manuel Bouillet, Wang Qing, dan Gary Alezra, yang merupakan Head Chef di Chef’s Table Bangkok, juga hadir. Kehadiran para ahli ini memberikan wawasan tentang standar industri global kepada para lulusan.
Acara wisuda ini juga berfungsi sebagai jembatan bagi para lulusan untuk membangun jaringan dengan para pelaku industri perhotelan dan restoran. Salah satu profesional di bidang F&B yang hadir mencatat bahwa etos kerja dan kemampuan adaptasi menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan dari lulusan sekolah kuliner saat ini.
➡️ Baca Juga: John Herdman Siapkan Strategi Jelang Pertandingan Timnas Indonesia Vs Saint Kitts dan Nevis
➡️ Baca Juga: Trump Mengungkap Kronologi Penyelamatan Pilot F-15 AS yang Ditembak Jatuh oleh Iran
