Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga dan Robohkan Serambi Masjid di Blora

Angin puting beliung menerjang Desa Palon yang terletak di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora pada Sabtu sore, 27 Maret 2026. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah warga dan juga merobohkan serambi dari Masjid Jami’ Baitussalam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika wilayah Desa Palon sedang dilanda hujan gerimis yang disertai angin kencang. Akibatnya, satu rumah mengalami kerusakan parah ketika tertimpa oleh pohon yang tumbang, sementara serambi masjid juga tidak luput dari dampak tersebut, mengalami keruntuhan.
Setelah menerima laporan mengenai kejadian ini, petugas dari Polsek Jepon, bersama dengan anggota TNI dan masyarakat setempat, segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Mereka bekerja sama dalam menyingkirkan pohon yang tumbang dan membersihkan puing-puing bangunan yang terdampak oleh bencana ini.
Kapolsek Jepon, Moh. Junaidi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa anggota Bhabinkamtibmas, Aipda Haryanto, telah bekerja sama dengan Babinsa, Sertu Sismanto, serta warga setempat dalam menangani situasi pasca-bencana.
“Memang telah terjadi musibah angin puting beliung di Desa Palon. Anggota kami sudah berada di lapangan, bekerja sama dengan pihak terkait dan masyarakat untuk membantu proses evakuasi pohon yang menimpa rumah salah satu warga, serta membersihkan area masjid,” kata Kapolsek Jepon, Moh. Junaidi, pada Minggu, 29 Maret 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pohon yang tumbang menimpa rumah milik warga yang berinisial N di RT 02 RW 02 Desa Palon. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Sementara itu, kerugian yang lebih signifikan dialami oleh serambi Masjid Jami’ Baitussalam, yang roboh akibat terpaan angin. Estimasi kerugian untuk kerusakan pada masjid ini mencapai sekitar Rp20 juta.
Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, mereka mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di masa mendatang.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Moh. Junaidi.
➡️ Baca Juga: Anwar BAB Berikan Jawaban Kocak Saat Diserbu Pertanyaan Kapan Kawin
➡️ Baca Juga: Strategi Manajemen Keuangan Efektif untuk Mengendalikan Pengeluaran Harian



