Jakarta – Kepala Humas Perum Bulog, Tomi Wijaya, menegaskan bahwa informasi yang menghubungkan jabatan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, dengan posisi Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI adalah tidak benar dan termasuk dalam kategori hoaks yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Tomi menegaskan, “Kami ingin mengklarifikasi bahwa informasi yang menyebutkan Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menjabat sebagai Kabais TNI adalah salah dan merupakan disinformasi yang bisa menyesatkan masyarakat,” saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Sabtu.
Perum Bulog memberikan tanggapan tegas terhadap beredarnya berita yang dianggap tidak akurat, yang berpotensi membingungkan publik terkait profil Ahmad Rizal Ramdhani. Informasi tersebut termasuk narasi yang mengaitkan posisi Direktur Utama Perum Bulog dengan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI.
Selanjutnya, Tomi menjelaskan bahwa penugasan Ahmad Rizal Ramdhani sebagai Direktur Utama Perum Bulog merupakan keputusan resmi dari pemerintah melalui Kementerian BUMN.
“Menurut ketentuan hukum yang berlaku, beliau telah mengundurkan diri dari TNI saat ditunjuk sebagai Direktur Utama Bulog, dan saat ini sudah pensiun dari dinas ketentaraan,” tambah Tomi.
Perum Bulog juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah negara dalam bidang ketahanan pangan dengan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas yang tinggi.
Menyikapi maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, Perum Bulog mengimbau kepada semua pihak dan masyarakat untuk mengutamakan prinsip verifikasi dan keseimbangan dalam setiap pemberitaan.
“Dan diharapkan agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” ujar Tomi.
➡️ Baca Juga: PUBG Mobile Rayakan Ulang Tahun ke-8 dengan Perayaan Esports Global dari Anime hingga Piramida Giza
➡️ Baca Juga: 18 Pelajar Keracunan Usai Santap MBG di Aceh Selatan, Polisi Selidiki Kasus Ini
