Enam Lokasi Strategis untuk Mengamati Hilal 1 Syawal 1447 H di Jakarta pada Tahun 2026

Jakarta – Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta menginformasikan bahwa terdapat enam titik strategis untuk pengamatan hilal yang akan digunakan dalam penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Jakarta.

Kepala Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Adib, menjelaskan bahwa pengamatan hilal ini akan dilakukan mulai pukul 15.00 WIB pada hari yang telah ditentukan.

“Rukyatul hilal di DKI Jakarta akan dilaksanakan di enam lokasi yang telah ditentukan, dengan kerjasama berbagai organisasi masyarakat Islam dan instansi terkait,” ungkap Adib, seperti yang dilansir oleh Antara.

Enam lokasi yang telah ditetapkan untuk observasi ini adalah Lantai 7 Gedung Kanwil Kemenag Jakarta Timur, Masjid Hasyim Asyari di Jakarta Barat, serta Masjid Musari’in Basmol yang juga terletak di Jakarta Barat.

Selain itu, pengamatan akan berlangsung di Masjid Raya JIC di Jakarta Utara, Rumah Falak Pondok Labu di Jakarta Selatan, dan Pulau Karya/Pramuka di Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Kementerian Agama menyampaikan bahwa pengamatan hilal untuk 1 Syawal 1447 Hijriah akan dilakukan di 117 lokasi seluruh Indonesia. Hasil dari pengamatan ini nantinya akan dibahas dalam sebuah sidang isbat.

Sidang isbat tersebut akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) juga akan turut serta.

Tak hanya itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, serta para ahli falak dari organisasi masyarakat Islam dan anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama juga akan hadir dalam sidang ini.

Penetapan tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah akan dilakukan setelah menerima laporan hasil pengamatan hilal dari seluruh daerah, yang kemudian akan dibahas dalam sidang isbat untuk mendapatkan keputusan yang sah.

➡️ Baca Juga: Memahami Politik Regional Dan Otonomi Daerah di Indonesia

➡️ Baca Juga: Disorot karena Masuk Kampus, TNI Merasa Dibenturkan dengan Mahasiswa

Exit mobile version