Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan tanggapan terkait peluang timnya untuk meraih gelar juara setelah hasil imbang yang mereka dapatkan saat bertemu Dewa United.
Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium pada Minggu, 15 Maret 2026, berakhir dengan skor 1-1. Ini menjadi hasil imbang yang keempat bagi Persija di stadion tersebut sepanjang musim ini, yang tentunya menambah beban bagi tim.
Dengan tambahan satu poin, Macan Kemayoran kini tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Super League Indonesia 2025–2026 dengan total 52 poin. Mereka kini tertinggal enam poin dari pemimpin klasemen, Persib Bandung, dan hanya dua poin di belakang Borneo FC.
Hasil imbang ini memicu kekecewaan di kalangan The Jakmania. Di platform media sosial, para pendukung Persija ramai-ramai menyuarakan kritik dan saran, mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai peluang tim kesayangan dalam perburuan gelar juara.
Kondisi ini juga dibahas dalam konferensi pers setelah pertandingan. Saat menjawab pertanyaan mengenai kekhawatiran suporter, nada suara Souza mulai meningkat, menunjukkan emosi yang lebih mendalam daripada sebelumnya.
“Perasaan suporter adalah perasaan kami juga. Kami memahami betapa sulitnya situasi ini. Namun, saya melihat bahwa para pemain telah berjuang keras di lapangan,” ungkap Souza.
Ia menegaskan bahwa seluruh anggota tim merasakan kekecewaan yang sama dengan para pendukung setia mereka.
“Sebagai tim, kami memiliki tanggung jawab. Jangan pernah berpikir bahwa kami tidak merasakan sakit dengan hasil seperti ini. Seharusnya, kami bisa mendapatkan empat poin lebih dari pertandingan melawan Borneo dan Dewa United,” tambahnya.
Souza juga menyoroti kondisi lapangan di JIS yang, menurutnya, kurang mendukung. Ia menilai bahwa permukaan lapangan yang tidak rata menyulitkan timnya untuk mengembangkan permainan yang diinginkan.
Persija memang beberapa kali mengalami kesulitan meraih kemenangan di stadion tersebut. Mereka sempat ditahan imbang oleh Malut United 1-1, bermain imbang 1-1 melawan Bali United, serta hasil 2-2 dengan Borneo FC sebelum kembali berakhir imbang 1-1 saat melawan Dewa United.
Di sisi lain, tim juga menghadapi masalah cedera yang cukup mengganggu. Beberapa pemain kunci seperti Allano de Souza Lima, Paulo Ricardo, Alaaeddine Ajaraie, dan Mauro Zijlstra tidak bisa tampil. Selain itu, mereka juga kehilangan Hanif Syahbandi.
Meskipun berbagai tantangan yang dihadapi, Souza menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dalam upaya meraih hasil terbaik hingga akhir musim. “Kami memahami perasaan suporter saat ini. Rasa sakit yang mereka alami juga kami rasakan karena kami telah berusaha keras,” kata Souza.
➡️ Baca Juga: Puzzle Rahasia “Final Challenge” di Resident Evil Requiem Sudah Terpecahkan Secara Lengkap
➡️ Baca Juga: Video Lama di Ponsel Diduga Bocorkan Gameplay Baru GTA 6 yang Mencuri Perhatian Publik
